nambah lagi postingan tentang OpenSolaris
berangkat lagi dari (mungkin) rasa penasaran teman-teman, apa sih hubungan OpenSolaris dengan sistem operasi yang lain
OpenSolaris dan Solaris
bisa dibaca di postingan sebelumnya
OpenSolaris dan Linux
saya banyak ditanyain juga tentang hal ini, apa sih hubungan OpenSolaris dan Linux?
jawabannya:
Persamaan:
o sama-sama sistem operasi mirip-mirip UNIX
o bisa sama-sama men-support User Interface yang sama, contohnya: GNOME
o bisa sama-sama men-support aplikasi yang sama, contohnya: Mozilla Firefox, OpenOffice, Apache, dan MySQL
o bisa sama-sama men-support GNU compiler tool yang sama, contohnya: Java, Perl, Python, Ruby, dan lain-lain
Nah trus ini yang seru, perbedaannya:
o sejarah
meskipun keliatan mirip sama UNIX, ternyata Linux bukan turunan langsung dari mbah UNIX lho... bahkan ga sodaraan sama BSD SAMA SEKALI. Katanya sih(iya, katanya, soalnya saya ga kenal langsung) Linus Torvald dan temen-temennya menulis sendiri secara independen kodenya di awal tahun '90an. Jadi sejak awal Linux dibuat bertujuan untuk pengembangan secara komunitas.
Sedangkan OpenSolaris yang memang merupakan turunan langsung dari Solaris tentu saja masih punya hubungan darah dengan BSD dan UNIX punya AT&T. Kalo dilihat dari sudut pandang sejarah, of course Linux punya komunitas lebih besar daripada OpenSolaris. Selain itu distro Linux juga udah banyak.
o lisensi
seperti yang saya tulis di postingan sebelumnya, lisensi OpenSolaris emang beda.
kalo Linux kan lisensinya GNU General Public License version 2 (GPLv2), sedangkan OpenSolaris lisensinya Common Development and Distribution License (CDDL) atau biasa juga diucapkan cuddle. jadi secara source code mereka ga kompatibel satu sama lain karena perbedaan di antara mereka(halah...), maksudnya perbedaan lisensi ini. tapi tenang aja, kalo masalah program yang udah masuk area user yang berlisensi GPL bisa dijalanin di OpenSolaris dan Linux.
o distro
dalam distro-distro Linux biasanya kernel Linux, aplikasi,tools dan libraries (maafkan saya, karena keterbatasan saya dalam menerjemahkan, tools dan libraries tidak di terjemahkan) dikembangkan secara terpisah, lalu dibundel dalam satu distro. Maka dari pada yang mana dari pada itu, beberapa komunitas free software menyebutnya GNU/Linux.
contoh dari beberapa distro Linux yang terkenal: Debian GNU/Linux, Ubuntu, Red Hat Enterprise Linux, dan SUSE Linux.
kalo di distro OpenSolaris, tools, libraries, dan aplikasi biasanya udah termasuk di OpenSolaris itu sendiri. Meskipun begitu, OpenSolaris juga menggunakan banyak perangkat lunak pihak-ketiga (buat yang masih asing, ini nih terjemahan dari third-party software) seperti Mozilla Firefox, GNOME, dll.
o perbedaan teknis yang lain
banyak perbedaan yang akan dibahas di sini akan berkaitan dengan fakta bahwa OpenSolaris merupakan varian dari UNIX System V Release 4 (selanjutnya disebut SVR4), sedangkan Linux bukan.
Hasil yang paling jelas adalah karena Linux bukan berdasarkan SVR4 ya Linux tidak menggunakan packaging(lagi-lagi kesulitan penerjemahan) dari SVR4. Packaging Linux berbeda untuk tiap distronya, meskipun sekarang package Linux dapat diunduh(di-download.penulis) dan di-install secara langsung dari repository jaringan atau internet. Satu hal yang menarik, OpenSolaris juga mengembangkan model repository mirip Linux yang namanya Image Packaging System (IPS).
selain itu, perbedaan Linux dan OpenSolaris terletak pada file system yang dipakai, virtual memory, scheduling, dan lain-lain.
OpenSolaris dan BSD
persamaannya sih jelas, karena OpenSolaris berdasar pada Solaris, dan Solaris berdasar sebagian (besar) dari BSD, maka akan terlihat kemiripan kode di mana-mana.
kalo perbedaannya secara umum ada 3:
Pertama, BSD lebih dulu dikembangkan di komunitas, tidak seperti Solaris, jadi arah perkembangannya pasti berbeda. Komunitas BSD sendiri sekarang terpecah menjadi 3: FreeBSD, NetBSD, dan OpenBSD.
Kedua, BSD tidak berdasarkan SVR4. Bahkan, OpenSolaris adalah satu-satunya sistem operasi open source yang berdasarkan SVR4.
Terakhir, lisensi BSD bukan CDDL kaya' OpenSolaris, atau GPL kaya' Linux, tapi lisensi non-copyleft.
satu lagi hal yang menarik, Mac OS X punya Apple adalah merupakan varian UNIX yang berdasaran sistem operasi Mach, yang berarti turunan BSD. Apple sekarang telah memasukkan fitur-fitur menarik dari OpenSolaris seperti DTrace dan ZFS ke dalam sistem operasi Mac OS X.
sekian posting (panjang) kali ini
Wa billahi taufiq wal hidayah
Wassalamualaikum
hehehehhe
referensi: OpenSolaris Bible
Tidak ada komentar:
Posting Komentar